Tisu yang nyaman bukan hanya soal kelembutan, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Itulah komitmen yang dipegang teguh oleh PT Suparma Tbk dalam menghadirkan Plenty, tisu premium asal Indonesia yang telah bersertifikat FSC® (Forest Stewardship Council®). Sertifikat ini membuktikan bahwa tisu Plenty diproduksi dari bahan baku legal yang tidak merusak hutan, sekaligus memberikan kenyamanan maksimal bagi para penggunanya.
Di balik kualitas dan keberlanjutan yang ditawarkan, terdapat perjalanan panjang dan konsisten dari PT Suparma Tbk sebagai pelopor manufaktur tisu premium di Indonesia. Mari simak sejarah dan pencapaiannya berikut ini.
Awal Berdiri: Fondasi Kuat Sejak 1976
PT Suparma Tbk memulai langkahnya pada 25 Agustus 1976, berdiri di atas lahan seluas 5 hektar di Surabaya dengan nama awal PT Supar Inpama. Hanya dalam dua tahun, perusahaan ini berhasil memproduksi kertas gulung jumbo pertama dengan kapasitas 6.000 ton per tahun—pencapaian besar untuk industri kertas Indonesia saat itu.
Masih di tahun 1978, nama perusahaan diubah menjadi PT Suparma, menandai awal baru yang lebih solid dan strategis, termasuk meluncurkan produk tisu unggulan seperti Plenty dan See-U yang kini dikenal luas.
Pertumbuhan Pesat dan Inovasi Teknologi
Seiring meningkatnya permintaan, PT Suparma menambah tiga unit mesin kertas pada tahun 1983, meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 36.000 ton per tahun. Lalu, pada 1992, dua mesin berteknologi tinggi ditambahkan, melambungkan kapasitas hingga 78.000 ton per tahun.
Transformasi besar terjadi pada 15 November 1994 ketika perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan menjadi PT Suparma Tbk, memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri kertas dan tisu.
Infrastruktur Mandiri dan Fokus Kualitas
Pada 1997, PT Suparma Tbk membangun pembangkit listrik sendiri berkapasitas 27 Megawatt untuk mendukung stabilitas produksi. Kemudian, sertifikasi ISO 9001 diraih pada 2003 sebagai bukti komitmen terhadap mutu, bersamaan dengan peluncuran resmi produk tisu merek Plenty dan See-U ke pasar nasional.
Melihat potensi pasar yang terus tumbuh, perusahaan memperluas area pabrik menjadi 28 hektar dengan kapasitas produksi mencapai 230.000 ton per tahun. Produk-produknya kini mencakup kertas industri, fine paper, dan tisu, yang telah dipasarkan baik di dalam maupun luar negeri.
Komitmen Lingkungan dan Sertifikasi Lengkap
PT Suparma Tbk tak hanya mengejar pertumbuhan, tapi juga menjaga tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pada tahun 2012, perusahaan ini berhasil memperoleh sertifikasi FSC®, dan setahun kemudian mendapatkan sertifikat SVLK dari Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia.
Upaya ekspansi berlanjut dengan penambahan mesin kertas terbaru pada tahun 2015 dan 2022. Langkah ini mendukung visi perusahaan untuk terus tumbuh dengan tetap menjaga standar mutu tertinggi.
Hingga saat ini, PT Suparma Tbk telah meraih berbagai sertifikasi industri bergengsi lainnya, di antaranya:
- ISO 14001 (2016) – Sistem manajemen lingkungan
- Sertifikasi Halal (2018) – Menjamin kebersihan dan kehalalan produk
- SUCOFINDO (2020) – Verifikasi kualitas dan legalitas
- FSSC (2020) – Standar keamanan pangan kelas dunia